MAKALAH
STRUKTUR
FUNGSI KLOROPLAS DAN FOTOSINTESIS

MATA KULIAH : Biologi Sel
DOSEN PENGEMPU : Rabiatul
Adawiyah, M.Pd
DISUSUN OLEH : Ikhsan Saputra
NPM : 3061524025
SEKOLAH TINGGI
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PERSATUAN
GURU REPUBLIK INDONESIA
BANJARMASIN
2018
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur kami
panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah berkenan memberi petunjuk dan
kekuatan kepada kami sehingga makalah “Struktur Fungsi Kloroplas Dan Fotosintesis ” ini dapat
diselesaikan dengan tepat waktu meskipun kurang sempurna dalam sisi penulisan
maupun isi yang terkandung di dalamnya. Makalah ini kami buat guna memenuhi salah
satu tugas Biologi.
Kami menyadari bahwa didalam
pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak
lepas dari bantuan berbagai pihak untuk itu dalam kesempatan ini kami
menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua
pihak yang telah memberikan bantuan, bimbingan, dorongan dan arahan dalam
pembuatan makalah ini.
Kami menyadari bahwa dalam proses
penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara
penulisannya. Namun demikian, Kami telah berupaya dengan segala kemampuan dan
pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh
karenanya, kami dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan,
saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini.
Akhir kata semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi kita semua dalam belajar dan hasilnya dapat diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Banjarmasin, 2018
Penyusun
DAFTAR ISI
JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Kloroplas
B. Struktur Kloroplas
C. Reaksi-reaksi dalam kloroplas
D. Fotosintesis
1. Reaksi Terang
2. Siklus Kelvin
3. DNA Kloroplas
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kloroplas merupakan
plastid yang mengandung klorofil. Di dalam kloroplas berlangsung fase terang
dan fase gelap dari fotosintesis tumbuhan. Kloroplas terdapat pada hampir
seluruh tumbuhan, tetapi tidak umum dalam semua sel. Bila ada, maka tiap sel
dapat memiliki satu sampai banyak plastid. Pada tumbuhan tingkat tinggi,
umumnya berbentuk cakram (kira-kira 2 x 5 mm), tersusun dalam lapisan tunggal
dalam sitoplasma, tetapi bentuk dan posisinya berubah-ubah sesuai dengan
intensitas cahaya. Pada ganggang, bentuknya dapat seperti mangkuk, spiral,
bintang menyerupai jaring, dan seringkali disertai pirenoid. Kloroplas matang
pada beberapa ganggang, biofita, dan likopoda dapat memperbanyak diri dengan
pembelahan. Kesinambungan kloroplas terjadi melalui pertumbuhan dan pembelahan
proplastid di daerah meristem. Secara khas kloroplas dewasa mencakup dua
membran luar yang menyangkut stroma homogen, disinilah berlangsung
reaksi-reaksi fase gelap. Dalam stroma tertanam sejumlah grana, masing-masing
terdiri atas setumpuk tilakoid yang berupa gelembung bermembran, pipih, dan
diskoid (seperti cakram). Membran tilakoid menyimpan pigmen-pigmen fotosintesis
dan sistem transpor elektron yang terlibat dalam fase fotosintesis yang bergantung
pada cahaya. Grana biasanya terkait dengan lamela intergrana yang bebas pigmen.
Prokariota yang berfotosintesis tidak mempunyai kloroplas, tilakoid yang banyak
itu terletak bebas dalamsitoplasma dan memiliki susunan yang beragam dengan
bentuk yang beragam pula. Kloroplas mengandung DNA lingkar dan mesin sistesis
protein, termasuk ribosom dari tipe prokariotik.
B. Rumusan Masalah
1. Apa
yang dimaksud dengan kloroplas ?
2. Apa
yang dimaksud dengan kloroplas ?
3. Apa
saja yang dihasilkan dalam proses fotosintesis ?
C. Tujuan
1. Untuk
mempelajari kloroplas yang terdapat pada tumbuhan Hijau.
2. Untuk
Mengetahui hasil akhir pada proses Fotosintesis.
3. Untuk
mengetahui peran DNA yang terdapat dalam kloropls.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Kloroplas
Kloroplas
adalah suatu anggota terspesisalisasi dari famili organel-organel tumbuan yang
berkerabat dekat, yang disebut plastida atau plastid. Kloroplas
mengandung pigmen hijau yang bernama klorofil, serta berbagai enzim dan molekul
lain yang berfungsi dalam produksi gula dengan cara fotosintesis.
Kloroplas terdapat
hampir di seluruh tumbuhan. Dalam satu sel bisa terdapat satu atau lebih
kloroplas. Kloroplas ini umumnya berbentuk lensa berukuran sekitar 2 µm kali
5µm, ditemukan di daun dan organ hijau lain, pada tumbuhan dan alga. Tersusun
atas lapisan tunggal dalam sitoplasma tetapi bentuk dan posisinya
berubah-ubah sesuai dengan intersitas cahaya. Pada ganggang bentuknya
dapat seperti manguk, spiral, bintang menyerupai jaring-jaring, sering kali
menyerupai pilenoid.
B. Struktur Kloroplas
Kandungan
kloroplas dipisahkan dari sitosol oleh selaput yang terdiri dari dua membran
yang dipisahkan oleh ruang antar membran, yang sangat sempit. Dalam kloroplas
terdapat sistem bermembran lain dalam bentuk kantung kantung pipih yang saling
berhubungan, disebut tilakoid. Di bebeapa wilayah tilakoid ditumpuk seperti
tumpukan koin, masing-masing tumpukan disebut grana(bentuk tunggal, granum).
Cairan di luar tilakoid disebut stroma, yang mengandung DNA kloroplas dan
ribosom, serta banyak enzim. Membran kloroplas membagi ruang kloroplas menjadi
tiga kompatemen: ruang antar membran, stroma(tempat terjadinya reaksi gelap)
dan tilakoid(tempat terjadinya reaksi terang).
Granum terdiri
atas membran tilakoid(tempat terjadi reaksi terang) dan ruang tilakoid(ruang
antar membran tilakoid). Pada tanaman C3 kloroplas terletak pada sel mesofil.
Contoh tanaman C3 adalah padi(Oriza sativa), gandum(Triticum aestivum),
kentang (Solanum tuberosum). Pada tanaman C4 kloroplas terletak pada sel
mesofil dan bundle sheath. Contoh tanaman C4 adalah jagng (Zea
mays) dan tebu (Saccharum officinarum).

Gambar 1 Struktur dalam Kloroplas
Kloroplas dijumpai
pada bagian mesofil, yang biasa disebut daging daun. Namun pada bagian lain
kadang juga dijumpai kloroplas, bahakan pada batang dan ranting yang berwarna
hijau. Hal ini disebabkan karena dalam kloroplas terdapat pigmen berwarna hijau
disebut klorofil. Pigmen ini dapat menyerap energi cahaya. Klorofil terdapat
pada membran tilakoid, dalam tilakoid juga berlangsung perubahan energi cahaya
menjadi energi kimia. Sedangkan pembentukan gluosa sebagai produk akhir
fotosintesis berlangsung di stroma. Klorofil mempunya beberapa macam,
diantaranya ada klorofil (pigmen berwarna hijau), Xantofil (pigmen warna kuning
sampai jingga yang biasa di sebut karoten).
C. Reaksi-reaksi dalam kloroplas
Seperti
mitokondria, kloroplas dapat dipandang sebagai pabrik tenaga menggunakan sinar
matahari sedangkan mitokondria adalah pabrik tenaga kimia yang menggunakan
energi kimia molekul zat makanan. Kloroplas menyerap energi sinar dan
menggunakannya untuk mereduksi karbondioksida membentuk karbohidrat seperti pada
pati yang membebaskan molekul oksigen (O2).
Kloroplas
mengandung pigmen hijau yang dinamakan klorofil. Klorofil pada
tanamanberpembuluh dan briophyta terdapat di dalam kloroplas, yaitu di dalam
membran tilakoid. Klorofil tidak efektif mengabsorbsi cahaya hijau sehingga
lebih banyak direfleksikan (dipantulkan) dan ditransmisikan (diteruskan). Hal
inilah yang menyebabkan mengapa klorofil tampak berwarna hijau. Bagian dari
spectrum cahaya yang diserap oleh klorofil selama proses
fotosintesis dapat ditentukan dengan menempatkan suatu larutan
klorofil di dalam alkohol diantara suatu sumber cahaya dan suatu prisma
kaca. Spektrum yang terbentuk berbeda dengan spektrum cahaya putih yang tidak
melewati klorofil.
Spektrum cahaya
yang melewati larutan klorofil, panjang gelombang yang diserap terlihat sebagai
pita-pita gelap dan dinamakan pita-pita serapan. Posisi pita-pita gelap
dalam spektrum klorofil menunjukkan panjang gelombng mana yang diserap.
Terlihat bahwa banyak dari cahaya merah, biru dan violet yang diserap yang
merupakan panjang gelombang yang banyak digunakan dalam fotosintesis.
Sebagian merah dan sebagian besar kuning, jingga dan hijau tidak diserap sama
sekali.
D.
Fotosintesis
Fotosintesis
adalah proses pembentukan molekul-molekul makanan yang kompleks dan berenergi
tinggi dari komponen-komponen sederhana oleh tumbuhan hijau dan organisme
autotrofik lainnya dengan keberadaan energi cahaya. Dalam proses
fotosintesis, foton cahaya di terima oleh molekul-molekul pigmen yang spesifik.
Elektron-elektron di dalam molekul pigmen tersebut dieksitasi oleh foton-foton
yang diserap, dan electron-elekron yang tereksitasi itu pun akan membebaskan
energi ke dalam sel saat elektron-elektron itu kembali ke keadaan tak
tereksitasi. Banyak sel menggunakan energi ini untuk mereduksi karbon
dioksida menjadi karbohidrat.
Fotosintesis
adalah reaksi andergonik utama dalam kehidupan, molekul berenergi rendah
seperti karbondioksida dan air berinteraksi untuk membentuk karbohidrat yang
berenergi tinggi dan pada akhirnya lipid dan protein. Reaksi fotosintetik pada
dasarnya membalikkan dari respirasi selular yang merupakan proses eksergonik.
Fotosintesis dapat
berlangsung dalam berbagai cara pada berbagai spesies, namun beberapa cirinya
selalu sama. Misalnya prosesnya selalu dimulai dari energy cahaya diserap oleh
protein berklorofil yang disebut pusat reaksi fotosintesis. Pada tumbuhan
protein ni tersimpan dalam organel yang disebut kloroplas, sedangkan pada
bakteri protein ini tersimpan dalam membrane plasma. Sebagian energy cahaya
yang dikumpulkan oleh klorofil tersimpan dalam bentuk adenosine trifosfat(ATP).
Sisa energinya digunakan untuk memisahkan elektron dari zat seperti air.
Elekron ini digunakan dalam reaksi mengubah karbondioksida menjadi senyawa
organik. Pada tumbuhan, alga dan cyanobacteria, ini digunakan dalam suatu
rangkaian reaksi yang berbeda ditemukan pada beberapa bakteri, misalnya siklus
krebs terbalik pada chlorobium. Banyak organisme fotosintesis memiliki adaptasi
yang menyimpan karbondioksida. Ini membantu mengurangi proses
penguapan yang disebut fotorespirasi yang dapat menghabisakan sebagian
dari gula yang dihasilkan selam fotosintesis.
bersifat
autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa oeganik.
Energi yang menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Berikut adalah
persamaan reksi fotosintesis yang mengasilkan glukosa:
6CO2+6H2O+cahayaC6H12O6(glukosa)+6O2
Glukosa
dapat digunaka untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat
pula digunakan sebagai bahan bakar. Proses ini berlangsung melalui respirasi
seluler yang terjadi baik pada hewan maupun pada tumbuhan. Secara umum reaksi
yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengn persamaan di atas. Pada
respirasi gula dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan
karbondioksida, air dan energi kimia.
Dasarnya
, rangkaian reaksi fotosintesis dapat di bagi menjadi dua bagian utama: reaksi
terang(karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap(tidak membutuhkan cahaya
tetapi memerlukan karbondioksida). Lebih lengkapnya akan dijelaskan sebagai
berikut:
1.
Reaksi
Terang
Reaksi terang ini
terjadi dalam tilakoid. Reaksi terang merupakan tahapan fotosintesis yang
mengubah energi surya menjasi energi kimia. Air dipecah, menyediakan sumber
elektron dan proton(ion hidrogen, H+) serta melepaskan O2 sebagai
produk sampingan. Cahaya yang diserap oleh klorofil menggerakkan transfer
elektron dan ion hidrogen dari air menuju penerima yang disebut NADP+(Nikotinamida
Adenin Dinukleotida Fosfat), tempat penyimpanan partikel-partikel itu untuk
sementara. Reaksi terang menggunakan tenaga surya untuk mereduksi NADP+ menjadi
NADPH dengan cara menambah sepasang elektron bersama-sama dengan H+.
Reaksi terang juga menghasilkan ATP, menggunakan kemiosmosis untuk memberikan
tenaga bagi penambahan gugus fosfat ke ADP, proses ini disebut fotofosforilasi.
Dengan demikian, energi cahaya awalnya dirubah menjadi energi kimia dalam
bentuk NADPH(yang merupakan sumber elektron sebagai tenaga pereduksi yang dapat
diteruskan ke molekul penerima elektron dan mereduksi molekul tersebut)
dan ATP(sumber energi serba bisa dalam sel). Reaksi terang tidak menghasilkan
gula, gula dihasilkan pada tahapan kedua fotosintesis, yaitu siklus kelvin.
2.
Siklus
Kelvin
Siklus kelvin
dimulai dari penggabungan CO2 dari udara ke dalam molekul
organik yang sudah ada dalam kloroplas. Penggabungan karbon pada awal siklus
ini disebut fiksasi karbon. Siklus ini kemudian mereduksi karbon yang
terdiksasi menjadi kardohidrat melalui penambahan elektron. Tenaga pereduksi
disediakan oleh NADPH, yang menerima muatan elekronnya dalam reaksi terang.
Untuk mengubah CO2 menjadi karbohidrat , siklus kelvin juga
membutuhkan energi kimia dalam bentuk ATP, yang juga dihasilkan oleh reaksi
terang. Langkah-langkah metabolik pada siklus kelvin sering disebut juga reaksi
gelap, atau reaksi yang tak bergantung pada cahaya, sebab dalam prosesnya tidak
satupun yang membutuhkan cahaya secara langsung. Siklus kelvin pada sebagian
besar tumbuhan terjadi pada siang hari, karena pada waktu itulah dapat
dihasilkan NADPH dan ATP oleh reaksi terang.
3.
DNA
Kloroplas
Kloroplas
mempunyai DNA pada stroma yang unik. Dengan genom ini disintesis sejumlah
protein kloroplas yang spesifik dan ribosom yang diperlukan untuk ini pun juga
tersedia pada stroma. Seperti pada mitokondria, kloroplas juga dapat
memperbanyak dengan replikasi. Kloroplas mempunyai DNA yang sirkuler, umumnya
terdapat beberpa salinan(multiple copies) dalam satu kloroplas. DNA kloroplas
berisi informasi genetik untuk pembentukan rRNA, tRNA dan untuk pembentukan
protein struktural.
Kloroplas
mempunyai derajat otonomi tertentu karena mempunyai genom tersendiri, tetapi
replikasi dan deferensiasinya sebagian dipngaruhi oleh DNA inti, hanya sebgian
ditentukan oleh DNA kloroplas. Replikasi dan deferensiasi kloroplas dipengaruhi
oleh faktor-faktor lingkungan seperti cahaya, suhu, regulator pertumbuhan dan
mineral. Pada keadaan ada cahaya matahari, kloroplas dibentuk dari membran
proplastida, dimana membran dalam bentuk vesikula, kemudian membentuk
protamellar body yang bersambung satu sama lain, lalu membentuk grana dalam
fase maturasi. Pada keadaan gelap granum tidak dibentuk, yang kemudian hanya
membentuk krista lentisel. Dengan demikian tidak ada klorofil dan daun akan
pucat warnanya.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Kesimpulan dari makalah tentang kloroplas ini adalah:
1.
Kloroplas tersusun
atas membran luar, ruang antar membran, membran dalam, stroma, tilakoid, grana,
DNA dan ribosom.
2.
Kloroplas
merupakan tempat fotosintesis, yang terdiri dari dua proses, yaitu reaksi
terang terjadi di tilakois, dan siklus kelvin terjadi di stroma.
3.
DNA kloroplas
berisi informasi genetik, berfungsi dalam sebagian replikasi dan diferensiasi
kloroplas.
B.
Saran
Pembuatan makalah
akan lebih baik jika di lakukan jauh-jauh hari, kemudian dalam makalah ini
kurang banyak dibahas tentang DNA kloroplas, sehingga dalam pembuatan makalah
kedepannya dapat lebih dilengkapi.
DAFTAR PUSTAKA
Hanum, Eva Latifah,
dkk.2009.Biologi 2 Kelas XI SMA dan MA.
Jakarta:Penerbit Departemen Pendidikan Nasional.
Rochmah, Siti
Nur,dkk.2009.Biologi SMA dan MA Kelas XI
Semester I. Jakarta:Penerbit Departemen Pendidikan Nasional.
Mulyani, Sri.2006.Anatomi Tumbuhan.Yogyakarta:Penerbit
Kanisius.
Alistigna.2015.Struktur
dan fungsi Kloroplas(Online).
http://budisma.net/2015/07/struktur-dan-fungsi-utama-dari-kloroplas.html
Musripah.2010.Fotosintesis(Online).
https://musripah.wordpress.com/2010/01/26/fotosintesis-3/
Anoninom.http://www.astalog.com/3027/bagian-bagian-kloroplas-struktur-dan-fungsinya.htm(online)
Komentar
Posting Komentar